Recent Videos

Alhamdulillah, Perjuangan PKS Berhasil, Azas Tunggal Untuk Ormas Ditiadakan

Jakarta - Asas tunggal Pancasila yang ditolak oleh Fraksi PKS DPR telah dicabut. RUU Ormas dijadwalkan disahkan 12 April 2013 mendatang.
"Asas tunggal sudah tidak ada, kita hapus. Kita ingin redaksi di revisi UU Nomor 8 tahun 1985 tentang Ormas memang asas yang sama dengan UU Parpol," kata Ketua Pansus Revisi UU Ormas, Abdul Malik Haramain, saat berbincang, Jumat (5/4/2013).
Malik menuturkan, UU Parpol mengatur asas dasar Pancasila dan UUD 1945 dan diperbolehkan memasukkan asas lain yang tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Jadi tidak ada lagi klausul asas tunggal Pancasila.
"Kalau semua bisa segera disepakati kita jadwalkan minggu depan tanggal 12 April masuk Paripurna DPR," tegasnya.
Asas ormas diatur di Bab II tentang asas, ciri, dan sifat ormas. Aturan tersebut diatur di pasal 2 RUU Ormas.
"Asas ormas adalah Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta dapat mencantumkan asas lainnya yang tidak bertentangan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," demikian bunyi pasal 2 RUU Ormas. [detikcom]

*http://news.detik.com/read/2013/04/05/150041/2212587/10/asas-tunggal-pancasila-dicabut-ruu-ormas-akan-disahkan-12-april?9911012

PKS Larang Alegnya Plesiran ke Luar Negeri

Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara tegas menolak kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri guna membahas beberapa rancangan undang-undang (RUU) yang sedang digodok di Komisi DPR.
Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid mengatakan, partainya tidak akan mengizinkan anggotanya untuk plesiran ke luar negeri. Sebab, PKS mengaku akan lebih fokus bekerja untuk rakyat.
“Kami secara prinsip, PKS 2013 ini tidak mengizinkan kunker ke luar negeri. Kami akan lebih fokus bekerja untuk rakyat,” kata Hidayat di Jakarta, Kamis (4/4/2013).
Menurut dia, pihaknya akan mengkaji RUU yang sedang di bahas di beberapa komisi dari data-data yang diperoleh. Menurutnya, hal itu akan lebih mengurangi dana dan lebih maksimal.
“Kami akan meminta perwakilan kami di luar negeri. Sehingga kami akan mengkajinya disini,” ujarnya.
Dia menegaskan, seluruh fraksi DPR yang hendak plesiran ke luar negeri dapat membuahkan hasil. Sehingga dapat dipertanggungjawaban kepada publik. “Kami mengingatkan yang berangkat secara profesional dan bertanggungjawab kepada publik,” tegasnya.
Komisi III DPR yang membidangi hukum akan melakukan plesiran ke Eropa untuk studi banding RUU KUHP dan KUHAP yang di dalamnya terdapat pasal santet. Sementara, Komisi I DPR yang membidangi pertahanan akan melakukan kunker ke Ukraina dan Turki mulai 13-19 April 2013.
Kunjungan kerja itu berkaitan dengan fungsi pengawasan Komisi I DPR RI. Berikut jadwal kunjungan kerja ke Ukraina dan Turki yang diterima dari Sekretariat Komisi I DPR RI.

13 April 2013, Pukul 17.50 WIB take off dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Istambul, Turki.

14 April 2014 Pukul 07.55 waktu Istambul take off dari Istambul menuju Kiev, Ukraina dan tiba di Kiev, Ukraina pukul 09.55 waktu Ukraina.

15 April 2013 Pukul 09.30 Rapat Dengar Pendapat Komisi I DPR RI dengan Duta Besar RI untuk Republik Ukraina dilanjutkan dengan pertemuan dengan Parlemen Ukraina.

16 April 2013 – Kunjungan Komisi I DPR RI ke Industri Pertahanan Ukraina dengan agenda mendengarkan penjelasan pimpinan perusahaan Industri Pertahanan Ukraina yang dilanjutkan dengan tanya jawab.

17 April 2013 Kembali ke Istambul dan RDP dengan Konjen RI.

18 April 2013 Kunjungan Komisi I DPR RI ke objek-objek yang berkaitan dengan ruang lingkup Komisi I DPR RI

19 April 2013 Kembali ke tanah air pukul 00.40 waktu Istambul. (ms/ind)


*www.dakwatuna.com/2013/04/30703/pks-larang-anggotanya-plesiran-ke-luar-negeri

Silaturahmi Anis Matta bersama Ratusan Kiai di Semarang

SEMARANG - Tekad Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk mengubah mitos Jawa Tengah sebagai basis merah dalam pilgub dan pileg tidak bisa dianggap remeh. Hal itu ditunjukkan oleh partai dakwah ini saat Kamis (4/4/13) PKS mengumpulkan kiai kampung.
Dalam acara yang dikemas dalam silaturrahmi itu, setidaknya 150 kiai kampung hadir dalam silaturrahmi di Pondok Pesantren Poncol Desa Popongan Kec Bringin, Kabupaten Semarang pimpinan KH Nurkholis.
Sementara dari PKS tampak Presiden PKS Anis Matta, Sekjen DPP PKS Taufik Ridho, Ketua Bidang Pembinaan Ummat Raihan Iskandar, Ketua Wilda Jateng, Jatim, DIY Cahyadi Takariawan. Juga ikut dalam rombongan anggota DPR RI dari Fraksi PKS seperti Fahri Hamzah, Andi Rahmat, Zuber Safawi, da juga Ketua DPW PKS Jateng Abdul Fikri Faqih.
Anis Matta menyatakan bahwa kedatangannyake Ponpes Poncol adalah dalam rangka silaturrahmi dan ta'aruf. "Kita akan melakukan silaturrahmi dan ta'aruf ke seluruh daerah. Kebetulan kita mulai dari Jawa Tengah," paparnya.
Langkah kita juga dalam rangka minta tausiyah kiai dan ulama. "Tapi kalau dapat suara, itu adalah bonus," candanya yang disambut tawa hadirin.
Lebih lanjut Anis bercerita kalau dirinya adalah jebolan pesantren selama 6 tahun. Dimana pesantren ternyata bisa melahirkan tokoh-tokoh besar. "Saya dengar Gus Dur pernah mondok disini," ujarnya.
Dalam kesempatan ini Kyai Thohir, salah satu Kiai yang datang dalam acara tersebut berpesan agar PKS dapat memberi warna politik nasional yang Islami.
"Kita ingin politik nasional menjadi politik yang Islami dengan adanya PKS," tandasnya.
Silaturrahmi PKS dengan para kiai kampung ini pun berlangsung gayeng. Selain tuan rumah pimpinan Ponpes Ponnco KH Nurkholis, para kiai kampung yang hadir antara lain KH Fatkhurrohman, KH Tohir, KH.Syaifudin, KH.Muslim Saleh, KH.Hasyim Asari, KH.Muh Mughni, KH.Damroji, KH.Abdul Hamid, KH.Rifai.
Beberapa tokoh teras partai Islam selain PKS juga turut hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka diakui KH Nurkholis sebagai alumni Ponpesnya. "Gambar berbeda-beda tidak apa-apa, yang penting sama-sama Islam,"ungkap Nurkholis.

PKS Setuju Anggota DPR Bolos 4 Kali Dipecat

Jakarta - Badan Kehormatan DPR mengusulkan anggota DPR yang membolos rapat 4 kali berturut-turut dipecat. Usulan tersebut sudah masuk ke Baleg DPR, FPKS DPR pun memberikan persetujuan.
"Secara prinsip kami setuju untuk adanya disiplin yang lebih baik untuk anggota DPR dan BK memang diberikan kewenangan untuk hal itu," kata Ketua FPKS DPR Hidayat Nurwahid, saat berbincang, Kamis (4/4/2013).
Usulan tersebut disampaikan BK ke Badan Legislasi (Baleg) dalam rangkaian revisi UU Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3). Usulan ini positif untuk membenahi kinerja para wakil rakyat.
"Itu memang usulan dari BK dan itu akan dibahas di Baleg dan PKS setuju untuk adanya pengetatan disiplin bagi anggota DPR supaya menjalankan amanat rakyat," kata Hidayat.
Menurut Hidayat banyak faktor yang membuat tingkat kehadiran anggota DPR rendah. Sepanjang ada keterangan jelas, menurut hidayat, tak masuk lebih dari 4 kali berturut-turut tak masalah.
"Bisa ada unsur malas, mungkin ada tugas di luar DPR yang lain juga. Kalau memang ada tugas DPR yang lain sehingga tidak ikut rapat itu bisa kita tolerir," tandas mantan Presiden PKS ini.

*foto: Hidayat Nurwahid-Shohibul Iman-Anis Matta
 

*http://news.detik.com/read/2013/04/04/125355/2211398/10/pks-setuju-anggota-dpr-bolos-4-kali-dipecat

Antara 'Kudeta Abraham' dan 'Kesaktian' Jubir Johan



kultwit by @Fahrihamzah

  1. Menarik membaca tanggapan soal #KudetaAbraham oleh #JubirJohan ya...

  2. PERLU DIKETAHUI BAHWA #Johan orang tua di KPK....lebih senior dari yg lain...

  3. Itu sebabnya dia #Johan nampak paling matang...paling tenang dan paling berdarah dingin.

  4. Tentu itu bagus buat KPK sebab dengan itu KPK nampak "terkelola"..itulah jasa #Johan.

  5. Sesuatu apabila sudah dikatakan oleh #Johan sepertinya semua sudah beres...media mengangguk-angguk.

  6. Dari semua wajah yg paling populer hari ini selain wajah SBY maka saya menduga wajah #Johan juga TOP

  7. Sekali lagi #Johan membuat KPK nampak mantap.

  8. Tapi, bagaimana kalau di balik wajah tenang itulah KPK menyimpan masalah?

  9. Reaksi seperti ini bukan yang pertama terjadi. Bayangkan soal status SCF yg sdh disebut tersangka #CENTURY oleh #abraham tahun lalu.

  10. Tiba2 seperti meralat sang ketua #johan mengatakan belum tersangka karena ybs sedang sakit.

  11. Padahal sebagai orang yg mengerti kasus ini, mungkin saja KPK menetapkan status tersangka seseorang tanpa pernah diperiksa.

  12. Bukankah KPK mentersagka Nazar, LHI dan sederet nama lainnya tanpa pernah diperiksa?

  13. Tapi, kenapa #abraham yang akhirnya mengalah dan #johan benar?

  14. Artinya #johan lebih memiliki kepercayaan diri dan terintegrasi dengan kekuatan inti KPK.

  15. Sementara #abraham nampaknya tidak mengakar dan lama2 makin nampak lonely.

  16. Saya tentu tidak tahu persis jawabannya, kenapa #johan kuat sekali.

  17. Jangan lupa, #johan adalah sarjana teknik lulusan TEMPO karena itu sebetulnya dia bukan orang Hukum.

  18. Nalar PR #johan banyak dibentuk oleh karir jurnalis investigatif tinimbang bahasa hukum yg pasti.

  19. Dan sekali lagi, #johan sukses membuat KPK tdk pernah nampak kehabisan bahan, enak ditonton dan  perlu.

  20. Padahal, #johan sendiri secara etika pernah diadili di dalam KPK karena berjumpa anas dan nazar di rumahnya.

  21. Dan itu membuat #johan gagal mencalonkan diri sebagai calon pimpinan KPK periode abraham.

  22. Panitia seleksi menggugurkan pencalonan #johan karena dianggap ada masalah etika.

  23. Tapi kenapa dipertahankan menjadi jurubicara dan PR? Bukankah seharusnya soal etikanya tidak hilang?

  24. Apalagi kalau dibaca UU 30/2002 TTG KPK Sebetulnya bertemu dgn pihak yg berperkara di KPK bukan sekedar masalah etika.

  25. Tapi kenapa #johan begitu kuat? Pertanyaan saya ini belum terjawab dan tidak mudah .

  26. Apalagi melihat sikap #johan yg sering lebih mewakili bahkan dibanding pimpinan KPK.

  27. Sebagai contoh Sekarang kita kembali saja soal skandal sprindik dan #KudetaAbraham

  28. Saya sudah twit beberapa hari yg lalu bahwa pembocoran dokumen #sprindik adalah kriminal.

  29. Dan karena kepentingan menjaga nama baik KPK maka pimpinan  membentuk komite etik.

  30. Meski itu saya anggap lucu karena seperti jeruk makan jeruk, tetapi #johan seperti para die hard KPK lainnya anggap itu remeh.

  31. Menurut mereka dokumen bocor itu bukan #sprindik dan tdk perlu dipersoalkan...apalagi dilapor polisi.

  32. Lebih aneh lagi, polisi juga tdk berani mengusut kasus ini. Kubu Anas sdh melapor tapi tdk digubris.

  33. Waktu saya ke rumah anas beberapa pekan lalu, mereka mengeluhkan ini...polisi takut rupanya.

  34. Tapi, ketua KPK kini mengeluh secara terbuka..dan #johan meremehkannya.

  35. Apa makna dua sikap di dalam KPK ini dan mana yang merupakan keadaan sebenarnya?

  36. Dugaan saya, #abraham mengeluh karena pasti dia merasa tersudutkan...oleh siapa?

  37. Kalau oleh orang dalam maka pasti ini akan merusak nama KPK selain kalau tuduhan itu berhasil dialamatkan ke #abraham.

  38. Kalau #abraham kena, maka sukses  sebuah percobaan #KudetaAbraham seperti yg dia sinyalir.

  39. Dan lihat respon #johan pasti dia akan katakan bahwa KPK DISERANG. CURRUPTOR FIGHT BACK DLL.

  40. sehingga, tugas jubir adalah melemparkan semua kasus didalam KPK sebagai serangan luar kepada KPK.

  41. Tapi, masalahnya kenapa ada pembocoran #sprindik, kenapa #abraham merasa diserang dan ini permainan siapa?

  42. Untuk menutup kebingungan kita. Ijikan saya mengingatkan kembali beberapa peristiwa antara pimpinan KPK.

  43. Zaman RUKI (KPK jilid I) amin sinaryadi (salah satu pimpinan) menyadap RUKI dlm kasus bulog..

  44. Zaman ANTASARI (KPK jilid II) menyuruh chandra menyadap nasruddin dan rani (pacar antasari)..tanpa perkara..

  45. Zaman Abraham (KPK jilid III) Abraham mensinyalir ada kudeta terhadap dirinya via kasus #sprindik. ..

  46. Belum lagi kasus2 lain soal aktifitas KPK menyadap lembaga kepolisian dan kejaksaan dlm peristiwa #cecakbuaya..

  47. Dan semua ini adalah peristiwa internal murni. Tetapi selalu saja dianggap ini serangan luar pada KPK..

  48. Dengan catatan ini sy menganggap KPK PR-nya canggih...dan #johan salah satu aktor terbaiknya...

  49. Tentu ada yg tidak terjawab yaitu soal apakah #johan hanya seorang JUBIR dan PR?

  50. Dan tentunya kenapa #abraham merasa terancam padahal kasus #sprindik masalah internal...

  51. Siapakah di dalam KPK yg memiliki kekuatan mengancam selain #abraham?

  52. Ataukah #johan yg sangat kuat itu ditopang oleh kekuatan lain? Hanya Allah SWT DAN #johan yg tahu...

*https://twitter.com/Fahrihamzah

"Pemuda-Pemuda Obsesif" | Tadabur Surat Al-Kahfi

"Pemuda-Pemuda Obsesif"
(Sebuah Refleksi Ashâbul Kahfi) 

Oleh DR. Saiful Bahri, MA

***
 
Iftitah

Bila kita hendak mengetahui betapa pentingnya masa muda kita bisa menilik pada sejarah. Para nabi utusan Allah hampir semua menerima wahyu pada usia muda. Karena pada kaum muda terdapat berbagai potensi dan kekuatan yang tidak dimiliki anak-anak dan orang yang sudah lanjut usia. Maka bila tidak terarahkan secara baik dikhawatirkan akan beralih menjadi potensi kejahatan dan kejelekan yang akan merusak. Bukan hanya bagi dirinya, tapi bisa berakibat pada lingkungan sekitarnya.
Perhatian al-Qur’an terhadap pemuda tertuang secara simbolik melalui kisah ashâbul kahfi. Kisah heroik beberapa orang kaum muda yang konsisten berpegang pada ajaran Allah meski berhadapan dengan penguasa diktator yang gencar mengintimidasi dengan teror-teror fisik dan psikis. Kepada siapapun yang enggan menyembah sesembahan dan tunduk pada agama mereka.
Konsisten dan Sabar
Kunci kisah heroik ashâbul kahfi sebenarnya terletak pada konsistensi mereka mempertahankan semangat dakwah mereka serta kesabaran mereka. Terlihat jelas dari kejelian mereka mengatur strategi berdakwah. Menyembunyikan keimanan mereka dan kemudian berani lantang menyuarakan kebenaran pada saat yang tepat. Meski pada akhirnya Allah lah yang mengatur strategi lebih jitu dan memiliki rencana. Di atas semua rencana hamba-hamba-Nya.
Di antara sebab-sebab diturunkannya Surat al-Kahfi –sebagaimana yang ditulis oleh as-Suyuthi dalam Lubâb an-Nuqûl, demikian juga ath-Thabari dan Ibnu Katsir dalam tafsirnya- Ibnu Abbas ra meriwayatkan, saat itu Nadhar bin Harits dan Uqbah bin Abi Mu’ith pergi ke pendeta-pendeta Yahudi. Singkat cerita mereka menyuruh Nadhar dan Uqbah untuk bertanya tiga hal pada Nabi Muhammad saw. : tentang ashâbul kahfi, Raja Zulkarnaen dan tentang ruh. Jika bisa terjawab maka Muhammad benar-benar seorang Nabi utusan Allah. Maka mereka pun bergegas menguji Nabi Muhammad saw. Nabi Muhammad seketika menjawab, ”Akan aku jawab besok.” Ternyata sampai lima belas malam belum juga turun wahyu. Nabi pun bersedih dan khawatir umatnya semakin berani mengolok-olokkan dan mendustakannya. Allah pun menurunkan wahyu-Nya. Beliau ditegur karena memastikan sesuatu, tidak mengatakan ”insya Allah”. ”Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: Sesungguhnya Aku akan mengerjakan Ini besok pagi. Kecuali (dengan menyebut): “Insya Allah”. Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan Katakanlah: Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini.” (QS. 18 : 23-24)
Tanda-tanda Kekuasaan Allah
Pada ayat sembilan Allah berfirman, "Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan kami yang mengherankan?” (QS. 18 :9). Karena terkadang kita terjebak pada hal-hal yang seperti ini. Cenderung mengultuskan orang-orang yang diberi karomah oleh Allah. Padahal sebenarnya Allah ingin menyampaikan pesan kekuasaan-Nya melalui mereka. Sebagaimana memberi para rasul dan nabi-Nya dengan berbagai mukjizat.
Siapakah Ashâbul Kahfi
Ashâbul kahfi hidup membawa ajaran Nabi Isa as. Hanya saja al-Qur’an tidak menjelaskan dengan detail kapan mereka hidup. Al-Qur’an hanya menyebutkan berapa lama mereka ditidurkan Allah dalam gua. ”Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun” (QS. 18: 25) Yaitu selama 300 tahun (Kalender Masehi) atau sama dengan 309 tahun (Kalender Hijriyah). Karena itu Allah menyebutkannya dengan ”wazdâdû tis’an”.
Mereka adalah sekelompok pemuda yang jumlahnya diperselisihkan. Ada yang mengatakan jumlah mereka tujuh orang ditambah satu anjing penjaga. Bahkan di antara mereka ada yang menjadi orang kepercayaan Gubernur Romawi saat itu -menurut Ibnu Katsir bernama Diqyanus. Sekaligus menepis rumor bahwa agama Islam hanya dianut oleh orang-orang miskin dan lemah. Justru sebaliknya agama ini mampu menembus dinding-dinding istana meski dikawal ketat oleh para algojo kezhaliman. Sebagaimana dakwah Nabi Musa as. yang masuk istana dengan tenang meski Fir’aun secara membabi buta telah membunuh ratusan, bahkan mungkin ribuan bayi.
Kekuatan Obesi dan Manajemen Harapan
”Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan kami tambah pula untuk mereka petunjuk” (QS. 18: 13).

Disamping konsisten memegang teguh iman kepada Allah para pemuda itu teguh memegang prinsip dan mempertahankan harapan dengan penuh keyakinan bahwa suatu saat nanti Allah akan menurunkan pertolongan-Nya pada hamba-hamba-nya yang tertindas serta memuliakan agama-Nya dan para penganutnya yang taat. Allah-pun meneguhkan mereka dan semakin menambahkan petunjuk-Nya kepada mereka.
Inilah yang dalam ilmu manajemen modern disebut dengan ”manajemen harapan”. Yaitu bagaimana seseorang mampu mempertahankan mimpi, angan dan cita-citanya agar tidak luntur meskipun berhadapan dengan berbagai halangan dan rintangan yang sangat dahsyat dan datang bertubi-tubi. Bahkan mampu menularkannya pada orang lain sehingga tujuan mulia ini terus dimiliki dan ditularkan dari generasi ke generasi.
Itulah 'kekuatan berkata benar di depan penguasa yang lalim dan zhalim'. Allah meneguhkan mereka saat diperlukan sebuah keterusterangan. Dengan lantang mereka berani berkata: ”Tuhan kami adalah Tuhan pencipta langit dan bumi. Kami sekali-kali tidak menuhankan siapapun selain-Nya” (lihatlah ayat 14).

Hal ini dikatakan di depan para pemuka kerajaan bahkan sebagian riwayat ada yang menyebutkan di depan upacara resmi yang dihadiri oleh Kaisar Agung Romawi. Dan tentunya disaksikan oleh ratusan bahkan ribuan pasang mata. Tentunya merupakan pukulan telak bagi penguasa saat itu. Karenanya Allah meneguhkan mereka. Sehingga mereka berani berkata benar dengan lantang tanpa ketakutan sedikit pun. Apapun konsekuensinya. Mereka pun memberikan argument kuat dan berani. Hal ini bisa kita lihat di ayat selanjutnya (15), ”Kaum kami ini telah menjadikan selain dia sebagai tuhan-tuhan (untuk disembah). Mengapa mereka tidak mengemukakan alasan yang terang (tentang kepercayaan mereka)? Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah?” Bahwa tak ada yang laik untuk dituhankan kecuali Dzat yang serba Maha. Siapakah Kaisar Romawi yang mengaku sebagai titisan Dewa. Apa kelebihan berhala-berhala yang tak bernyawa yang mereka sembah? Atau ruh-ruh leluhur mereka yang tidak ketahuan bagaimana nasib mereka di alam kubur?
Konsekuensi
Berdakwah menyampaikan kebenaran bukanlah jalan mudah yang penuh pujian dan untaian penghargaan. Dari sejak Nabi Nuh, Hud, Shaleh, Luth, Ibrahim, Musa, Isa, semua dibalas dengan cemoohan dan terror-teror psikis serta tak jarang mengarah pada terror dan ancaman fisik. Padahal mereka adalah orang-orang terbaik di zamannya. Hal ini sepenuhnya dipahami oleh para pemuda kahfi. Mereka pun kemudian menjadi buronan. Namun, Allah memberi ilham pada mereka untuk lari dan berlindung ke dalam sebuah gua. Satu hal yang perlu kita pahami bahwa lari dalam situasi seperti ini dibolehkan. Bukan lari dari tanggung jawab. Namun, lebih merupakan sebuah strategi. Mengingat kekuatan musuh yang jauh lebih besar. Sedangkan lari dari medan peperangan yang dilaknat Allah adalah sikap pengecut yang takut dari kematian. Kemudian mereka pun ditidurkan Allah selama 300 tahun.
Disinilah Allah memberikan pancaran rahmat dan kekuasaannya pada mereka. Meski tidur Allah memberikan sinar matahari serta membolak-balikkan mereka, supaya tetap bertahan dan tidak dimakan binatang dan bumi. ”Dan kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas dalam gua itu. Itu adalah sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Allah. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, Maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, Maka kamu tidak akan mendapatkan seorang pemimpinpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya..” (QS. 18: 17)
Selain itu Allah juga menjaga mereka dari tangan-tangan jahil yang berusaha menyakiti mereka. ”Dan kamu mengira mereka itu bangun, padahal mereka tidur; dan kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan diri dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi oleh ketakutan terhadap mereka.” (QS. 18: 18). Sehingga sampai bertahan sekian tahun mereka pun tak ada yang bisa menyentuh.
Pembuktian Janji Allah
Datanglah hari pembuktian janji Allah pada mereka. Mereka dibangunkan Allah. Sebagian bertanya-tanya kira-kira berapa lama tidur. Ada yang menjawab setengah hari dan ada yang menjawab satu hari. Lihatlah pembicaraan mereka,” Dan demikianlah kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah salah seorang di antara mereka: sudah berapa lamakah kamu berada (disini?)”. Mereka menjawab: “Kita berada (disini) sehari atau setengah hari”. Berkata (yang lain lagi): “Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kamu untuk pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, Maka hendaklah ia membawa makanan itu untukmu, dan hendaklah ia berlaku lemah-lembut dan janganlah sekali-kali menceritakan halmu kepada seorangpun. Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama lamanya.” (QS. 18: 19-20)
Saat salah satu dari mereka turun ke kota, semuanya telah berubah. Orang-orang dengan mudah dan tenang menyebut nama Allah. Tak ada rasa ketakutan sedikit pun. Semua telah berubah. Hal ini berlanjut ketika ia hendak membeli makanan sebagaimana yang dipesankan oleh teman-temannya untuk mengganjal perut yang lapar. Uang yang dibawanya sudah tak laku. Karena sudah berlalu tiga abad. Bahkan kemudian ia di bawa menghadap raja untuk ditanyai banyak hal. Singkat cerita terungkap bahwa dia adalah salah seorang dari para pemuda yang lari ke gua untuk menghindar dari teror Diqyanus yang zhalim. Sebagaimana dimaklumi penguasa saat itu telah memeluk agama Nabi Isa.
Kemudian semua ashâbul kahfi pun dibawa dan dikumpulkan di kota. Sekaligus untuk menjawab keraguan akan hari kebangkitan. Inilah buktinya bahwa Allah mampu membangunkan orang mati. Sehingga keraguan tentang hari kebangkitan bisa disirnakan dengan kisah nyata dan dengan saksi hidup seperti ini.
Allah pun mengabulkan doa-doa mereka ketika bermunajat memohon pertolongan dan sandaran pada-Nya. Mereka khusyu’ dan terus mempertahankan harapan ini. Para dai di luar gua pun makin gigih mendakwahkan agama yang terus diteror oleh penguasa.
Karena rentang waktu yang jauh dengan gaya hidup dan masa yang berbeda, Allah pun kembali menyabut nyawa mereka. Supaya mereka lebih tenang dan yakin ketika menghadap Allah. Dan karena hidup dengan suasana seperti itu sungguh sangat tidak nyaman. Mungkin juga dikhawatirkan mereka akan dikultuskan, dituhankan dan disembah oleh kaum mereka.

Pelajaran Berharga
  1. Kaum muda itu tidak identik dengan hura-hura, tidak bisa diatur, tidak serius. Namun kaum muda adalah sekelompok orang yang penuh potensi kebaikan dan kekuatan yang bisa dimenej bisa dioptimalkan untuk berbagai kemaslahatan umat. Karena bila tidak digunakan untuk hal-hal yang baik akan mengarah pada hal-hal negatif yang merugikan banyak orang,

  2. Orang tua perlu memberi kesempatan kaum muda untuk berbuat dan berkarya dengan arahan dan bimbingan. Bukan sebaliknya disisihkan atau bahkan dijadikan saingan,

  3. Konsisten dan teguh dalam memegang prinsip selama itu merupakan sebuah kebenaran. Meski berhadapan dengan kezhaliman dan terror-teror fisik atau psikis,

  4. Memiliki manajemen harapan yang kuat dengan terus menenamkan rasa tawakkal pada Allah yang dibarengi usaha yang maksimal serta menularkannya kepada generasi setelah kita,

  5. Tidak berputus asa dalam berdakwah bagaimanapun kondisinya serta berani menanggung resiko apapun,

  6. Mempunyai strategi yang tepat dalam berdakwah serta mampu membangun jaringan (network) yang baik,

  7. Segala sesuatu itu berproses dan tidak terjadi seketika. Kemenangan agama Allah dan pembuktian janji Allah pun dengan sunnatullah. Bahkan dalam kisah ini memerlukan waktu tiga abad,

  8. Berdakwah tidak menunggu tua atau banyak ilmu. Tapi sampaikan dakwah itu sesuai pengetahuan kita,

  9. Menuai hasil dan buah usaha tidak selamanya bisa disaksikan langsung saat kita hidup. Namun bisa jadi bermanfaat untuk generasi setelah kita. Dengan ini justru akan semakin membuat amal kita bernilai tinggi dengan segenap keikhlasan dan ketulusan serta sepenuh kepasrahan pada Allah.

Ikhtitam

Semoga sedikit yang kita tadabburi ini semakin mendekatkan kita dengan al-Qur’an serta semakin membangun ketakwaan kita pada Allah. Demi menggapai kemuliaan di sisi Allah. WalLâhu a’lam.


*http://saifulelsaba.wordpress.com/2008/10/23/hidangan-allah-2/
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. PKS 3 Besar - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger